Kamis, 05 Januari 2012

Ketika Sebuah Kepemimpinan Mengharuskan Sebuah Kesabaran

Sedikit bercerita mengenai pekerjaan yang kini sedang aku jalankan ...

Ya, pemimpin ... Ketika kita mendengar kata itu, apa sih yang ada dipikiran kita? Sebuah jabatan yang kadang menutup hati seseorang. Menjadi seorang pemimpin terkadang menjadikan seseorang menjadi seorang yang egois, seorang yang angkuh dan seorang yang ambisius. Namun terkadang pula menjadi seorang pemimpin malah menjadikan seseorang menjadi seorang yang penyabar. Dan itulah yang aku alami saat ini.

Ketika pekerjaanku menjadikan aku seorang pemimpin, disitulah kesabaranku dituntut. Mulai dari hal kecil hingga hal besar harus aku alami dengan penuh kesabaran. Kini aku harus mulai bisa membaca sifat dan sikap orang lain. Tidak lagi bisa seenaknya. Harus mengontrol ucapan kata agar orang-orang disekitar tidak sakit hati lagi karna ucapanku..

Yah, begitulah .. Kepemimpinan mengharuskan kita untuk terus bersabar. Namun, dari kesabaran itu, bukan berarti bahwa kita bisa "diinjak-injak" orang lain.. Wibawa tetap harus dijaga .. :)

Lagu Kita - Vidi Aldiano

meskipun aku bukan siapa-siapa, bukan yang sempurna
namun percayalah hatiku milikmu
meski seringku mengecewakanmu, maafkanlah aku
janjiku kan setia padamu, hanyalah dirimu

aku milikmu, kau milikku
takkan ada yang pisahkan kita
ini lagu kita tuk selamanya
janjiku untukmu takkan tinggalkan dirimu

meski seringku mengecewakanmu, maafkanlah aku
janjiku kan setia padamu, hanya dirimu

aku milikmu, kau milikku
takkan ada yang pisahkan kita
ini lagu kita tuk selamanya
janjiku untukmu takkan tinggalkan dirimu

lagu ini akan menjadi saksi
tulusnya hatiku cintaimu ooh

aku milikmu, kau milikku
takkan ada yang pisahkan kita
ini lagu kita tuk selamanya oh janjiku untukmu

(aku milikmu, kau milikku)
takkan ada yang pisahkan kita
ini lagu kita tuk selamanya
janjiku untukmu takkan tinggalkan dirimu
janjiku untukmu takkan tinggalkan dirimu
takkan tinggalkan dirimu


source : http://liriklaguindonesia.net/vidi-aldiano-lagu-kita.htm

Expression of Quantity

  • Kuantitas merupakan hal yang menerangkan jumlah dari suatu benda.
  • Ekspresi kuantitas adalah kata-kata yang menerangkan jumlah dari sebuah benda.

Contoh : some, any , many, much, . a lot (of ), a few, a little, two, etc.

Digunakan di depan kata benda ( a lot of people, some vegetables, etc)

Dapat juga digunakan sendirian tanpa kata benda, jika yang dimaksud sudah jelas.

Contoh :

A : I need some books
B : I don't have any, ask Biibii, I think he has some


source : http://belajarbahasainggrismandiri.blogspot.com/

Bahasa Indonesia Lebih Mudah Daripada Bahasa Inggris (?)

Artikel ini boleh copas dari blog tetangga, tapi karena lucu jadi saya posting . hehehe ...

In English : “Would you care to validate your previous statement?”
In Indonesian : “SUMPE LO?!"
In English : “Sorry, I think you miscalculated your own capabilities to handle the task at hand.”
In Indonesian : “Nenek lu kiper!"
In English : “Would you care to elaborate on that statement?”
In Indonesian : “MAKSUD LOH?!”
In English : “There’s a 75% chance I won’t make it, I’m far too busy for ur stupid event.”
In Indonesian : “Insya’allah gw dateng!”
In English : “The meeting will start at 9:15 AM. Please be there 15 minutes beforehand.”
In Indonesian : “Rapatnya jam 8!”
In English :”Let’s try this new scam and see if those carbo-ladden brains buy it”
In Indonesian : “Mama minta pulsa”
In English : “Please stop by our outlet. There might be stuff you’ll find interesting.”
In Indonesian : “Giordanonya, Kakaaak!”
In English : “I’ve stumbled upon something that might be of interest to you. You might find it useful.”
In Indonesian : “CEKIDOT GAN!”
In English : “I’m so overwhelmed by this turn of event that I’m speechless and in awe.”
In Indonesian : “ANJROT!”
In English : “This is a very interesting topic that everybody should stay updated about this.”
In Indonesian : “Sundul, Gan!”
In English : “I definitely won’t make it. You guys go and have fun without me.”
In Indonesian : “Ntar gue nyusul.”
In English : “You’re absolutely, positively 100% correct. But I knew that already.”
In Indonesian : “EMBEER!”
In English : “That’s so profound. I can’t contribute anything further but I need to say something to sound equally smart.”
In Indonesian : “Dalem.”

source : http://hermawayne.blogspot.com/2010/10/bukti-kalau-bahasa-indonesia-lebih.html

Softskill Dengan Dunia Perkuliahan?

Softskill merupakan kemampuan dasar yang perlu ditumbuhkan dalam diri kita semua. Kemampuan dasar softskill perlu ditumbuhkan untuk dapat memotivasi diri dan orang lain sehingga dapat bertanggung jawab, membangun relasi, berkomunikasi, negosiasi, beradaptasi dengan lingkungan, berkreasi, berinovasi dan berwirausaha, memimpin, membangun kerjasama, mengelola sumber daya dan lain sebagainya.

Apa hubungan softskill dengan dunia perkuliahan??

Perpaduan antara hardskill dan softskill sangat diperlukan untuk meraih jenjang karir yang tinggi atau memperluas bisnis di masa depan. Banyak lulusan dari perguruan tinggi baik itu negeri dan swasta yang tidak siap menghadapi dunia nyata atau dunia kerja. Persaingan yang ketat kita di tuntut untuk memiliki kempuan yang lebih bukan hanya kemampuan Hardskill (nilai IPK yang tinggi) tetapi kita di tuntut untuk memiliki sebuah kompetensi seorang lulusan.

Berikut ini kompetensi lulusan yang di harus dimiliki didalam menghadapi persaingan di dunia nyata :

  • Komunikasi tertulis
  • Bekerja dalam tim
  • Teknologi
  • Berpikir logis
  • Berkomunikasi lisan
  • Bekerja mandiri
  • Ilmu pengetahuan
  • Berpikir analitis

Kemampuan-kemampuan di atas sebenarnya kita bisa dapatkan semasa sekolah, kuliah. Organisasilah yang bisa membentuk seseorang bisa memiliki kemampuan-kemampuan di atas. Maka dari itu, kini banyak kampus yang memasukkan pelajaran softskill ke dalam mata kuliah agar kampus dapat mendidik mahasiswa untuk dapat memiliki kemampuan softskill yang akan dipakai di masa depan mereka.

VIEWER


Pada kesempatan kali ini, viewer yang saya akan bahas adalah Proyektor.

PROYEKTOR LCD bekerja berdasarkan prinsip pembiasan cahaya yang dihasilkan oleh panel-panel LCD. Panel ini dibuat terpisah berdasarkan warna-warna dasar, merah, hijau dan biru (R-G-B). Sehingga terdapat tiga panel LCD dalam sebuah proyektor. Warna gambar yang dikeluarkan oleh proyektor merupakan hasil pembiasan dari panel-panel LCD tersebut yang telah disatukan oleh sebuah prisma khusus. Gambar yang telah disatukan tersebut kemudian dilewatkan melalui lensa dan di”jatuh”kan pada layar sehingga dapat dilihat sebagai gambar utuh. Gambar yang dihasilkan proyektor LCD memiliki kedalaman warna yang baik karena warna yang dihasilkan olah panel LCD langsung dibiaskan lensa ke layar. Selain itu gambar pada proyektor LCD juga lebih tajam dibandingkan dengan hasil gambar proyektor DLP. Kelebihan lain dari LCD adalah penggunaan cahaya yang lebih efisien sehingga dapat memproduksi “ansi lumens” yang lebih tinggi dibandingkan proyektor dengan teknologi DLP. Sedangkan kelemahan teknologi LCD adalah besar piksel yang terlihat jelas di gambar. Ini yang menyebabkan teknologi LCd kurang cocok untuk memutar film karena akan terasa seperti melihat film dari balik mata yang terhalang “selaput katarak”.


English Tenses Part 2

6. Present Perfect Progressive
  • Affirmative : He has been speaking.
  • Negative : He has not been speaking.
  • Question : Has he been speaking?

Use :

  • putting emphasis on the course or duration (not the result)
  • action that recently stopped or is still going on
  • finished action that influenced the present

7. Past Perfect Simple

  • Affirmative : He had spoken.
  • Negative : He had not spoken.
  • Question : Had he spoken?

Use :

  • action taking place before a certain time in the past
  • sometimes interchangeable with past perfect progressive
  • putting emphasis only on the fact (not the duration)

8. Past Perfect Progressive

  • Affirmative : He had been speaking.
  • Negative : He had not been speaking.
  • Question : Had he been speaking?

Use :

  • action taking place before a certain time in the past
  • sometimes interchangeable with past perfect simple
  • putting emphasis on the duration or course of an action

9. Future I simple

  • Affirmative : He will speak.
  • Negative : He will not speak.
  • Question : Will he speak?

Use :

  • action in the future that cannot be influenced
  • spontaneous decision
  • assumption with regard to the future

10. Future I Progressive

  • Affirmative : He will be speaking.
  • Negative : He will not be speaking.
  • Question : Will he be speaking?

Use :

  • action that is going on at a certain time in the future
  • action that is sure to happen in the near future

English Tenses Part 1

1. Simple Present Tense
  • Affirmative : He speaks.
  • Negative : He does not speak.
  • Question : Does he speak?
Use :
  • action in the present taking place once, never or several times
  • facts
  • actions taking place one after another
  • action set by a timetable or schedule

2. Present Progressive

  • Affirmative : He is speaking.
  • Negative : He is not speaking.
  • Question : Is he speaking?

Use :

  • action taking place in the moment of speaking
  • action taking place only for a limited period of time
  • action arranged for the future

3. Simple Past

  • Affirmative : He spoke.
  • Negative : He did not speak
  • Question : Did he speak?

Use :

  • action in the past taking place once, never or several times
  • actions taking place one after another
  • action taking place in the middle of another action

4. Past Progressive

  • Affirmative : He was speaking.
  • Negative : He was not speaking.
  • Question : Was he speaking?

Use :

  • action going on at a certain time in the past
  • actions taking place at the same time
  • action in the past that is interrupted by another action

5. Present Perfect Simple

  • Affirmative : He has spoken.
  • Negative : He has not spoken.
  • Question : Has he spoken?

Use :

  • putting emphasis on the result
  • action that is still going on
  • action that stopped recently
  • finished action that has an influence on the present
  • action that has taken place once, never or several times before the moment of speaking



- - - To Be Continued - - -

Bencana Itu Akibat Alam dan Manusia

Berdasarkan faktor penyebabnya, bentuk kerusakan lingkungan hidup dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

1. Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Peristiwa Alam

Berbagai bentuk bencana alam yang akhir-akhir ini banyak melanda Indonesia telah menimbulkan dampak rusaknya lingkungan hidup. Dahsyatnya gelombang tsunami yang memporak-porandakan bumi Serambi Mekah dan Nias, serta gempa 5 skala Ritcher yang meratakan kawasan DIY dan sekitarnya, merupakan contoh fenomena alam yang dalam sekejap mampu merubah bentuk muka bumi.

Peristiwa alam lainnya yang berdampak pada kerusakan lingkungan hidup antara lain:

a. Letusan gunung berapi
Letusan gunung berapi terjadi karena aktivitas magma di perut bumi yang menimbulkan tekanan kuat keluar melalui puncak gunung berapi.
Bahaya yang ditimbulkan oleh letusan gunung berapi antara
lain berupa:
1) Hujan abu vulkanik, menyebabkan gangguan pernafasan.
2) Lava panas, merusak, dan mematikan apa pun yang dilalui.
3) Awan panas, dapat mematikan makhluk hidup yang dilalui.
4) Gas yang mengandung racun.
5) Material padat (batuan, kerikil, pasir), dapat menimpa perumahan, dan lain-lain.

b. Gempa bumi
Gempa bumi adalah getaran kulit bumi yang bisa disebabkan karena beberapa hal, di antaranya kegiatan magma (aktivitas gunung berapi), terjadinya tanah turun, maupun karena gerakan lempeng di dasar samudra. Manusia dapat mengukur berapa intensitas gempa, namun manusia sama sekali tidak dapat memprediksikan kapan terjadinya gempa.
Oleh karena itu, bahaya yang ditimbulkan oleh gempa lebih dahsyat dibandingkan dengan letusan gunung berapi. Pada saat gempa berlangsung terjadi beberapa peristiwa sebagai akibat langsung maupun tidak langsung, di antaranya:
1) Berbagai bangunan roboh.
2) Tanah di permukaan bumi merekah, jalan menjadi putus.
3) Tanah longsor akibat guncangan.
4) Terjadi banjir, akibat rusaknya tanggul.
5) Gempa yang terjadi di dasar laut dapat menyebabkan tsunami (gelombang pasang).

c. Angin topan
Angin topan terjadi akibat aliran udara dari kawasan yang bertekanan tinggi menuju ke kawasan bertekanan rendah.
Perbedaan tekanan udara ini terjadi karena perbedaan suhu udara yang mencolok. Serangan angin topan bagi negara-negara di kawasan Samudra Pasifik dan Atlantik merupakan hal yang biasa terjadi. Bagi wilayah-wilayah di kawasan California, Texas, sampai di kawasan Asia seperti Korea dan Taiwan, bahaya angin topan merupakan bencana musiman. Tetapi bagi Indonesia baru dirasakan di pertengahan tahun 2007. Hal ini menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan iklim di Indonesia yang tak lain disebabkan oleh adanya gejala pemanasan global.
Bahaya angin topan bisa diprediksi melalui foto satelit yang menggambarkan keadaan atmosfer bumi, termasuk gambar terbentuknya angin topan, arah, dan kecepatannya. Serangan angin topan (puting beliung) dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup dalam bentuk:
1) Merobohkan bangunan.
2) Rusaknya areal pertanian dan perkebunan.
3) Membahayakan penerbangan.
4) Menimbulkan ombak besar yang dapat menenggelamkan kapal.

2. Kerusakan Lingkungan Hidup karena Faktor Manusia

Manusia sebagai penguasa lingkungan hidup di bumi berperan besar dalam menentukan kelestarian lingkungan hidup. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berakal budi mampu merubah wajah dunia dari pola kehidupan sederhana sampai ke bentuk kehidupan modern seperti sekarang ini. Namun sayang, seringkali apa yang dilakukan manusia tidak diimbangi dengan pemikiran akan masa depan kehidupan generasi berikutnya. Banyak kemajuan yang diraih oleh manusia membawa dampak buruk terhadap kelangsungan lingkungan hidup.

Beberapa bentuk kerusakan lingkungan hidup karena faktor manusia, antara lain:
a. Terjadinya pencemaran (pencemaran udara, air, tanah, dan suara) sebagai dampak adanya kawasan industri.
b. Terjadinya banjir, sebagai dampak buruknya drainase atau sistem pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan.
c. Terjadinya tanah longsor, sebagai dampak langsung dari rusaknya hutan.

Beberapa ulah manusia yang baik secara langsung maupun tidak langsung membawa dampak pada kerusakan lingkungan hidup antara lain:
a. Penebangan hutan secara liar (penggundulan hutan).
b. Perburuan liar.
c. Merusak hutan bakau.
d. Penimbunan rawa-rawa untuk pemukiman.
e. Pembuangan sampah di sembarang tempat.
f. Bangunan liar di daerah aliran sungai (DAS).
g. Pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan di luar batas.

Bahasa Inggris Itu Mudah !!

Salah satu cara agar kita dapat mudah mempelajari bahasa Inggris adalah dengan mengatakan bahwa “Bahasa Inggris Itu Mudah !!”. Kenapa begitu? Ya, karena dengan kita mengatakan hal seperti itu kita akan menjadi bersemangat dan tak pernah kehabisan energi untuk terus belajar, yang pada akhirnya kita akan benar-benar bisa bahasa Inggris.

Banyak motivator yang mengatakan “Anda adalah apa yang Anda katakana”. Karena pada kenyataannya kata-kata itu teramat sangat sering menjadi kenyataan. Jadi, jika sebelum belajar kita sudah mengatakan bahwa “Bahasa Inggris Itu Sulit”, maka yang terjadi ya akan seperti itu. Kita akan sulit untuk menyerap apa yang kita pelajari. Karena dari awalnya saja sudah berpikiran negatif.

Jadi … percaya deh. Jika kita memberikan masukkan positif kedalam pikiran kita, maka kita akan menghasilkan output yang positif juga. :)

Aplikasi Sistem Berbasis Pengetahuan - Games Akinator


Aplikasi Sistem Berbasis Pengetahuan

Ternyata sistem berbasis pengetahuan dapat juga digunakan sebagai hiburan yang cukup menyenangkan. Salah satu aplikasi dari sistem berbasis pengetahuan tersebut adalah permainan atau games.

Games yang akan kami ulas disini merupakan salah satu games berbasis web yang dalam perancangannya menggunakan database yang dimasukkan kedalam program flash player. Sehingga, ketika user ingin memainkan games ini, user tersebut harus menginstall program flash player terlebih dahulu yang dapat di download di web www.adobe.com . Untuk memainkan games ini, user hanya tinggal menuju ke halaman web http://en.akinator.com/.

Untuk memainkan games ini, user harus melewati langkah-langkah berikut:

  1. User menuju ke halaman web http://en.akinator.com/. Kemudian akan tampil halaman muka dari games.

  1. Kemudian klik label ”Play” untuk memulai permainan. Kemudian akan muncul tampilan yang akan meminta user untuk memasukkan nama, umur dan gender user.
  1. Setelah user selesai memasukkan semua data, klik ”Play”.
  2. Kemudian user akan disuguhkan dengan beberapa pertanyaan yang bersifat multiple-choice yang wajib dijawab user sesuai dengan karakter yang user pikirkan.

5. Seperti pada gambar diatas, terdapat 5 buah jawaban multiple-choice yang disuguhkan, yaitu “Yes”, “Probably Partially”, “I Don’t Know”, “Probably Not Really” dan “No”. Jawaban-jawaban tersebut harus dijawab dengan benar sesuai dengan pertanyaan yang diajukan.

6. User cukup menjawab multiple-choice sehingga sistem akan membangkitkan rule sesuai dengan kebutuhannya.

7. Ketika sampai pada tahap kesimpulan, sistem akan menebak. Dan sistem akan menampilkan karakter yang sebelumnya telah user pikirkan tadi.

8. Jika jawaban yang ditampilkan salah, maka sistem akan mengaktifkan rule baru sekaligus menyimpan kegagalannya menjadi fakta baru ke dalam sistemnya.

9. Ketika seluruh jawaban gagal, akan ditampilkan form dimana user bisa memasukkan karakter yang sebenarnya. Dengan demikian sistem akan kembali memperoleh pengetahuan baru dan akan semakin memperkaya pengetahuan yang sudah dimiliki. Singkat kata, makin sering game dimainkan sistem akan semakin pintar. Dan user sekaligus berperan sebagai knowledge source bagi sistem.


Kesimpulan

Inilah suatu bukti, ketika kreativitas dapat dicapai, suatu teknologi dapat dijadikan menjadi sebuah hal yang menarik. Selama ini yang sering kita lihat, penggunaan sistem berbasis pengetahuan hanya sebatas pada penggunaan area medis dan hal-hal yang rumit. Tapi, games akinator ini memberikan bukti bahwa SBP dapat menghibur kita juga.